Pempek merupakan salah satu makanan khas Palembang yang sudah dikenal luas di Indonesia. Makanan ini dibuat dari daging ikan yang digiling dan dicampur dengan tepung tapioka, kemudian diolah menjadi berbagai bentuk dan jenis. Pempek umumnya disajikan bersama cuko yang memiliki karakter rasa manis, asam, dan pedas.
Bagi masyarakat Palembang, pempek bukan sekadar makanan. Pempek telah menjadi bagian dari identitas kuliner daerah dan pada tahun 2014 ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Sumatera Selatan.
Lalu, seperti apa pempek Palembang asli, apa saja jenisnya, dan apa yang membuatnya memiliki karakter khas?
Pempek adalah olahan ikan yang dibuat dengan mencampurkan daging ikan giling dan tepung tapioka atau sagu bersama bumbu tertentu.
Menurut data Warisan Budaya Kemendikbud, bahan yang digunakan dalam pempek antara lain daging ikan yang digiling lembut, tepung tapioka, bawang putih, telur, garam, gula, dan beberapa bahan lainnya.
Jenis ikan yang digunakan dalam pembuatan pempek dapat beragam. Secara historis, ikan belida dikenal sebagai salah satu bahan pempek, tetapi karena ketersediaannya semakin terbatas, pembuat pempek juga menggunakan ikan lain seperti gabus dan berbagai ikan laut, termasuk tenggiri.
Karena itu, kualitas ikan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi rasa dan tekstur pempek.
Pempek berkembang sebagai bagian dari tradisi kuliner masyarakat Palembang.
Ada berbagai cerita mengenai asal-usul pempek. Salah satu cerita rakyat yang populer mengaitkan pempek dengan masyarakat Tionghoa di Palembang dan menyebut istilah “empek-empek” atau “pempek” berasal dari panggilan tertentu. Namun, cerita tersebut lebih tepat diposisikan sebagai riwayat lisan atau cerita yang berkembang di masyarakat, bukan sebagai fakta sejarah yang sudah pasti.
Yang lebih jelas secara dokumenter adalah bahwa pempek telah menjadi bagian penting dari budaya kuliner Palembang dan Sumatera Selatan. Pemerintah melalui Kemendikbud menetapkan Pempek sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dengan SK No. 270/P/2014.
Seiring perkembangannya, pempek tidak lagi hanya ditemukan di Palembang. Saat ini pempek telah dikenal di berbagai daerah Indonesia dan tersedia dalam bentuk siap santap maupun frozen.
Salah satu hal menarik dari pempek adalah banyaknya bentuk dan varian yang berkembang.
Pempek kapal selam merupakan salah satu jenis pempek yang paling dikenal.
Ciri khasnya adalah adanya telur di bagian dalam pempek. Bentuknya relatif besar dan biasanya disajikan dengan potongan pempek serta cuko.
Karena memiliki isian telur, kapal selam sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menikmati pempek dengan porsi lebih mengenyangkan.
Pempek lenjer memiliki bentuk memanjang.
Jenis ini termasuk salah satu bentuk pempek yang sederhana karena tidak menggunakan isian seperti telur. Karakter rasanya lebih banyak ditentukan oleh kualitas adonan ikan dan komposisi tepung.
Pempek adaan memiliki bentuk bulat dan merupakan salah satu varian yang mudah dikenali.
Bentuk serta karakter adonannya membuat pempek adaan memiliki sensasi yang berbeda dibandingkan pempek lenjer atau kapal selam.
Pempek kulit dibuat menggunakan bagian kulit ikan dalam adonannya.
Penggunaan kulit memberikan karakter rasa dan tekstur tersendiri sehingga pempek kulit memiliki penggemarnya sendiri.
Sesuai namanya, pempek keriting mempunyai bentuk yang menyerupai keriting.
Bentuknya menjadi salah satu ciri yang membedakannya dari jenis pempek lainnya.
Selain jenis-jenis tersebut, terdapat pula berbagai varian pempek lain yang berkembang dalam tradisi kuliner Palembang.
Ikan merupakan salah satu komponen utama dalam pempek.
Dalam perkembangannya, ikan tenggiri menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan oleh pembuat pempek. Dagingnya kemudian digiling dan dicampurkan dengan bahan lainnya untuk menghasilkan adonan pempek.
Bagi konsumen, kualitas ikan penting diperhatikan karena dapat memengaruhi rasa, aroma, dan tekstur pempek.
PEMPEK TOP sendiri menggunakan ikan tenggiri pilihan sebagai salah satu bagian dari positioning produknya sebagai pempek premium.
Ketika membeli pempek, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan.
Pempek yang dibuat dengan bahan ikan berkualitas seharusnya memiliki karakter rasa ikan yang tetap terasa, bukan hanya dominan tepung.
Setiap jenis pempek memiliki karakter berbeda. Karena itu, tekstur kapal selam, lenjer, adaan, dan kulit tidak harus sama persis.
Pempek memiliki aroma ikan, tetapi aroma yang terlalu menyengat dapat mengurangi kenyamanan saat menyantapnya.
Cuko merupakan bagian penting dalam penyajian pempek. Rasa manis, asam, dan pedas dari cuko memberikan karakter yang melengkapi rasa gurih pempek.
Popularitas pempek membuat makanan khas Palembang ini mudah ditemukan di berbagai kota, termasuk Surabaya.
PEMPEK TOP menghadirkan pempek dengan positioning Premium Pempek Palembang menggunakan ikan tenggiri pilihan dan menawarkan produk untuk konsumsi langsung maupun frozen. Website PEMPEK TOP juga menyediakan pilihan Regular, Jumbo, dan Hampers.
Bagi pelanggan di Surabaya, PEMPEK TOP melayani kebutuhan pempek untuk konsumsi keluarga, oleh-oleh, maupun kebutuhan lainnya.
Untuk pelanggan di luar kota, pilihan frozen membuat pempek lebih praktis untuk dikirim dan disimpan.
Setiap jenis pempek mempunyai karakter berbeda.
Jika menyukai telur, kapal selam bisa menjadi pilihan.
Jika menyukai bentuk sederhana dengan karakter adonan ikan, lenjer bisa dipilih.
Untuk bentuk bulat dan rasa yang berbeda, ada adaan.
Sementara kulit dan keriting cocok untuk kamu yang ingin mencoba varian pempek lainnya.
Kalau masih bingung memilih satu jenis, paket pempek campur bisa menjadi cara praktis untuk mencoba beberapa varian sekaligus.
Pempek Palembang asli merupakan bagian penting dari kekayaan kuliner Palembang. Makanan ini memiliki berbagai jenis seperti kapal selam, lenjer, adaan, kulit, dan keriting, dengan karakter bentuk dan rasa yang berbeda.
Bahan ikan menjadi salah satu faktor penting dalam pembuatan pempek. Dalam perkembangannya, ikan tenggiri menjadi salah satu pilihan bahan yang banyak digunakan.
Yang membuat pempek semakin khas adalah penyajiannya bersama cuko, yang memberikan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas.
Bagi pecinta kuliner Palembang di Surabaya maupun kota lainnya, pempek kini dapat dinikmati dalam berbagai pilihan, termasuk produk frozen yang lebih praktis.
Pempek Palembang adalah makanan khas Palembang berbahan dasar ikan dan tepung tapioka/sagu yang diolah menjadi berbagai jenis dan umumnya disajikan dengan cuko. Pempek telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Jenis yang populer antara lain pempek kapal selam, lenjer, adaan, kulit, dan keriting.
Tidak selalu. Secara historis pempek juga dibuat menggunakan ikan belida, gabus, dan jenis ikan lainnya. Ikan tenggiri merupakan salah satu ikan yang banyak digunakan dalam perkembangan pempek modern.
Salah satu cirinya adalah perpaduan adonan ikan dan tepung dengan berbagai bentuk pempek serta penyajian bersama cuko yang memiliki rasa khas manis, asam, dan pedas.
Ya. Pempek tersedia dalam bentuk frozen sehingga dapat disimpan dan dikirim ke berbagai wilayah. PEMPEK TOP sendiri menawarkan produk frozen dan menyebut melayani pengiriman ke seluruh Indonesia.
Sekarang Anda tidak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek berkualitas. Anda bisa menikmati berbagai jenis pempek seperti kapal selam, lenjer, adaan, kulit, dan keriting dengan cita rasa autentik.
Pempek Top – Citraland Surabaya menghadirkan pempek dari ikan tenggiri asli dengan Sebagai pelengkap sempurna, pempek kami disajikan dengan cuko khas berbahan gula batok pilihan dari Lubuklinggau. Diracik tanpa tambahan cuka sehingga lebih nyaman di lambung, menghadirkan harmoni rasa manis, asam, dan pedas yang autentik, sebagaimana pempek khas Palembang, tersedia dalam pilihan frozen maupun siap makan.
👉 Cocok untuk:
camilan keluarga
hampers ulang tahun
sajian Lebaran dan Natal
oleh-oleh khas
Saat ini PEMPEK TOP melayani pemesanan secara offline di Citraland – Surabaya Barat maupun online ke seluruh Jawa melalui berbagai platform Marketplace dibawah ini , tinggal klik :).
Pesan sekarang dan rasakan pempek enak yang tidak amis dengan cuko khas yang kaya rasa.